Video Kronologi Polisi Tembak Bule Prancis Amokrane Hingga Tewas

Video detik-detik Bule Prancis Amokrane terpaksa ditembak karena melakukan penusukan terhadap petugas kepolisian di Bali.

0
3
Video Kronologi Polisi Tembak Bule Prancis Amokrane Hingga Tewas

Ulah Amokrane yang meresahkan setiap orang yang berada di Berawa, baik warga, pekerja pariwisata, pemilik akomodasi pariwisata, dan para wisatawan tengah dalam kesusahan lantaran Amokrane Sabet (49), warga berkebangsaan Prancis, mengancam keselamatan mereka.

Amokrane Kebal? Tembakan dan Alat Kejut Listrik pun Tak Mempan, Ini Akhirnya Bikin Tewas

Ini beberapa keonaran yang telah diperbuat Amokrane:

Memakai fasilitas pariwisata tanpa pernah mau membayar.
Ugal-ugalan saat mengendarai mobilnya sambil menyalakan music dengan kencang
Makan di restoran tanpa membayar.
Mengancam
Berkata yang menyakitkan hati bahkan mau pinjam istri orang
Terakhir kali yang dilakukan hari ini, Senin (2/5/2016) melakukan penusukan pada seorang petugas kepolisian.

Atas beberapa keresahan yang telah ia tebarkan di masyarakat, pihak kepolisian telah memanggilnya namun belum berhasil ditangani.

Hingga akhirnya ia terpaksa ditembak karena melakukan penusukan terhadap petugas kepolisian.

Siapa sebenarnya Amokrane?

Dikutip dari aktualita, Amokrane Sabet adalah atlet MMA berusia 42 tahun asal Prancis.

Ia berasal dari klub London Cage Fighters.

Kini ia tidak lagi aktif di panggung MMA dimana ia pernah ikut pada tahun 1999 hingga 2011.

Di MMA ia lebih dikenal dengan nama Kiane Sabet.

Selain di panggung MMA, ia pernah membintangi film berjudul “K” yang disutradarai oleh John Allen.

Rekornya di panggung MMA berdasarkan catatan Sherdog adalah 1 kali menang dan 3 kali kalah.

Kiprahnya di panggung MMA tidak begitu mulus.

Fighter yang memiliki tinggi 6 kaki ini gagal meraih juara MMA.

Dalam salah satu aksinya ketika melawan Ben Smith pada tahun 2010 lalu dalam perebutan gelar kelas Heavy Weight, Amokrane yang agresif mengandalkan pukulan justru kalah KO setelah mendapatkan kuncian dari Ben Smith.

Tercatat 2 kali Amokrane kalah atas Ben Smith yaitu pada tahun 2009 dan 2010.

Saat masih aktif bertarung di MMA, tatto di tubuh Amokrane belumlah sebanyak sekarang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Polsek Kuta Utara, tahun 2015 lalu Amokrane pernah dipanggil pihak kepolisian karena kerap membuat resah di Berawa.

Dan, 7 April belum lama ini, Amokrane juga kembali dilaporkan warga karena suka mengancam dan ugal-ugalan mengendarai mobil di Jalan Pantai Berawa.

Namun surat panggilan yang diberikan langsung pada Amokrane disobek, dan dia tak memenuhi panggilan polisi. (*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here