Pengasuh Kejam Cekik Bocah 4 Tahun hingga Tewas Di Singkawang

Pengasuh Kejam Cekik Bocah 4 Tahun hingga Tewas Di Singkawang

Lorenzo Fernando alias Nando yang baru berumur 4 tahun tidak tertolong dan meninggal dunia setelah dicekik pengasuhnya di Jalan Pulau Natuna, No 53 B RT17/ RW 7, Kelurahan Pasiran, Singkawang Barat.

Lorenzo Fernando alias Nando (4) Pengasuh Kejam Cekik Bocah 4 Tahun hingga Tewas Di Singkawang

Arsipkita – Lagi, terjadi kekerasan yang sangat keji pada anak kecil, yaitu Lorenzo Fernando alias Nando (4), tewas setelah dicekik pengasuhnya, Yul (24) di kediaman Yul, Jalan Pulau Natuna, No 53 B RT17/ RW 7, Kelurahan Pasiran, Singkawang Barat, Minggu (11/9/2016) sekitar pukul 18.16 WIB.

Obat Pembesar Penis Vimax Asli di Bandung
Agen Distributor Toko Jual Hammer Of Thor COD Di Semarang

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat Polda Kalbar, Kombes Pol Suhadi SW mengungkapkan, bocah laki-laki tersebut memang diasuh Yul, karena orangtua korban sedang berada di Malaysia.

“Ketika itu korban rewel, menangis ingin buang air besar. Sementara itu, pelaku Yul sedang merokok,” kata Suhadi, Minggu (18/9/2016).

Kemudian Yul membuka baju Nando, dan mengantarkannya ke kamar mandi.

Sebelum tewas, Yul sempat panik, ia kemudian lari menuju ke luar rumah. Dan tak lama kemudian masuk kembali ke rumah.

Dalam kepanikannya, Yul membawa Nando menuju Rumah Sakit Harapan Bersama Singkawang.

“Namun jiwa korban sudah tidak tertolong dan meninggal dunia,” kata Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat Polda Kalbar, Kombes Pol Suhadi SW, Minggu (18/9/2016).

Suhadi menegaskan, berdasarkan pemeriksaan awal. Dari hasil otopsi, di tubuh korban ditemukan adanya tanda-tanda lebam pada bagian leher.

“Ada bekas luka sudutan rokok sebanyak dua titik di lengan sebelah kiri, ada tanda merah di atas kemaluan, ada bekas lebam di bagian tulang rusuk sebelah kiri dan penyebab kematian korban karena kekurangan banyak oksigen,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Yul kini telah diamankan di Mapolres Singkawang.

Suhadi menerangkan, pengungkapan kasus kekerasan hingga menyebabkan kematian terhadap anak ini memang agak terlambat. Dan baru terungkap setelah sepekan lamanya.

“Ini karena pihak Polres Singkawang, menunggu kedatangan orangtua korban yang sedang bekerja di Malaysia,” kata Suhadi.

Setelah kedatangan orangtua Nando, pihak kepolisian baru mendapatkan izin untuk melaksanakan otopsi, untuk mengetahui penyebab tewasnya Nando.

“Akhirnya polisi bertindak cepat, berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Untuk melakukan otopsi, dan hasilnya penyebab kematian korban Lorenzo Fernando alias Nando karena kekurangan oksigen,” katanya.

Berdasarkan hasil otopsi inilah, pihak kepolisian langsung memeriksa Yul, yang diketahui sebagai pengasuhnya selama ini.

“Polisi langsung melakukan interogasi kepada Yul, dan akhirnya ia mengakui membunuh korban karena rewel mengganggu pelaku menikmati rokok,” kata Suhadi.

Bagaimana Pendapat Kamu? Bagikan dengan Kami

Komentar

loading...