Memalukan Polisi Ditangkap Lagi Bugil Dengan Jaksa – Pekanbaru

Polisi dan Jaksa di Pekanbaru, Riau selingkuh, dan keduanya sedang bugil di kamar disaat digrebek aparat bersama istri (DS) polisi tersebut.

0
575
Memalukan Polisi Ditangkap Lagi Bugil Dengan Jaksa - Pekanbaru

Memalukan, Oknum Polri dan Jaksa bugil saat ditangkap mereka lagi selingkuh. Saat digerebek, kedua insan berlainan jenis ini lagi bugil. Kepolisian Pekanbaru menggerebek sebuah rumah di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, yang dijadikan tempat perselingkuhan. Saat digerebek, pasangan selingkuh berinisial DS (oknum polisi) dan AN (oknum jaksa) ini keduanya sedang bugil.

Kasus perselingkuhan ini dibenarkan Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Putut Wicaksono saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (18/3/2015). AKBP Putut menjelaskan, bahwa penggerebekan itu dilakukan oleh istri anggota Polri didampingi Polsek Tenayan Raya, tadi sore.

Pengerebekan terhadap kedua oknum aparat ini dilakukan setelah istri DS melapor ke Polresta Pekanbaru, kalau suaminya yang juga anggota kepolisian selingkuh dengan wanita lain.

Penggerebek dilakukan di salah satu perumahan di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

“Saat dilakukan penggerebekan keduanya lagi bugil dalam kamar rumah tersebut. Setelah digerebek keduanya dibawa ke Polresta,” kata AKBP Putut.

Masih menurut AKBP Putut, kasus perselingkuhan ini merupakan delik aduan dari istri anggota Polri. Sang istri melaporkan bahwa suaminya selama ini diduga berselingkuh dengan wanita lain yang konon juga sudah memiliki suami.

Anggota Polri yang selingkuh tersebut, lanjut AKBP Putut, merupakan anggota Polsek Tenayan Raya, inisial DSH. Sedangkan teman wanitanya yang disebut-sebut sebagai jaksa inisial AN.

“Apakah si wanita benar-benar sebagai jaksa atau PNS di kejaksaan ini masih kita selidiki,” kata AKBP Putut.

Menurut AKBP Putut, kini tim Propam Polresta Pekanbaru lagi melakukan pemeriksaan terhadap anggota tersebut,

“Prosedurnya tentunya kita akan memeriksa perkara pidananya dulu. Kalau sudah tuntas diajukan ke pengadilan dan sudah ada putusan tetap, baru kita melanjutkan sidang kode etiknya,” kata AKBP Putut.

“Namun karena ini kasusnya delik aduan dari istrinya, maka jika dalam perjalanannya keduanya berdamai, tentu pidananya kita hentikan. Walau begitu tetap akan ada tindakan disiplin,” tutup AKBP Putut Wicaksono.

Top Topik Pencarian :

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here