Heboh Mie Instan Porno Payudara Cewek Bikini BerTagline #Remasaku Di Purwokerto

Heboh Mie Instan Porno Payudara Cewek Bikini BerTagline #Remasaku Di Purwokerto

Mie BIKINI berupa ilustrasi bagian depan tubuh seorang perempuan yang mengunakan bikini, dengan gambar mie pada bagian bawah payudara berTagline #Remasaku.

Mie Instan Porno Payudara Cewek Bikini

Arsipkita.com – Heboh iklan mie instan dengan gambar meum porno seronok, mengandung unsur pornografi di Porwokerto.

Obat Pembesar Penis Vimax Asli di Bandung

Kemasan mie BIKINI berupa ilustrasi bagian depan tubuh seorang perempuan yang mengunakan bikini, dengan gambar mie pada bagian bawah payu dara. Di bagian bawah, terdapat semacam tagline Remas Aku dan gambar love berwarna merah mudah.

Makanan ringan ini diberi merek BIKINI, Bihun Kekinian, dengan tagline #remasaku di bagian depan kemasan.

Menurut Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang, Endang Pudjiwati, kabarnya mie instan BIKINI bermuatan pronografi tersebut sudah beredar di Purwokerto.

Mie Instan Porno Payudara Cewek Bikini

“Kalau di Purwokerto, kita minta teman-teman Dinas Kesehatan Purwokerto mencari sampelnya. Bila ditemukan, maka harus dikembalikan kepada distributornya,” ujar Endang, Rabu (3/8).

Pihaknya kata Endang, masih melakukan penelusuran. Belum diketahui apakah mie BIKINI tersebut mengandung bahan kimia berbahaya atau tidak. Namun yang pasti, secara penampilan pada gambar sampul kemasan, dipastikan mengandung unsur pornografi.

Baca juga: Adegan Seks Artis Porno Pakai Kondom Atau Tidak, Berikut Ulasannya

“Kalau memang diproduksi di sebuah daerah, maka kita akan surati dinkes setempat untuk meminta agar peredaran produk itu distop. Jangan sampai ada produk itu di Semarang,” jelas Endang.

Sementara itu, terkait penayangan iklan mie BIKINI tersebut di situs jual beli onlinenya, Chief Executive Officer (CEO) Bukalapak, Achmad Zaky mengatakan, Lembaga Sensor Bukalapak langsung membredel iklan tersebut. Hal itu menyusul adanya protes dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)

“Sejauh ini belum ada komplain dari pelapak. Kami sudah jelaskan, muatan iklan produk tersebut mengganggu kepentingan umum terutama anak-anak,” kata Achmad, Rabu (3/8/).

loading...